Tips Memilih Bantal Tidur

Sep 18 2018 16:24:54

Waktu tidur merupakan sepertiga dari 24 jam yang Anda lalui dalam satu hari. Meski terdengar sepele, tidur merupakan salah satu aktivitas penting yang dapat membuat kesehatan Anda menjadi jauh lebih baik dengan mendapatkan tidur yang berkualitas. Kualitas tidur yang baik adalah saat Anda tidur dengan nyenyak dan mengistirahatkan tubuh dengan cukup.

Untuk meningkatkan kualitas tidur, Anda perlu memilih bantal yang tepat dan nyaman agar bisa tidur dengan nyenyak. Jika Anda tidak menggunakan bantal yang nyaman, tidur Anda akan terganggu dan tidak nyenyak sehingga menyebabkan kualitas tidur menurun. Kurang tidur bisa mengakibatkan Anda merasa mudah lelah, sakit kepala, bahu kaku, dan lain sebagainya. Berikut ini kami akan menjelaskan bagaimana cara memilih bantal yang nyaman sesuai kebutuhan Anda.

1. Ukuran bantal

Ukuran bantal biasanya ditentukan dari seberapa besar tempat tidur Anda. Bantal yang ada di pasaran tersedia dalam beragam ukuran dan dapat disesuaikan dengan tubuh Anda. Ukuran bantal yang paling banyak digunakan adalah 43×63 cm yang disesuaikan dengan lebar bahu orang pada umumnya. Karena kebanyakan sarung bantal yang dijual di pasaran tersedia dalam ukuran ini, ada baiknya jika Anda memilih bantal berukuran 43×63 cm.

Selain itu, ada juga bantal ukuran 50×70 cm yang sering digunakan di hotel dan semacamnya. Terdapat pula ukuran 60×75 cm yang sedikit lebih besar. Tidak sedikit di antara kita yang menyukai bantal besar berukuran 43×120 cm yang seharusnya digunakan untuk dua orang, tapi banyak juga yang menggunakannya untuk sendiri agar kepala terasa nyaman tanpa perlu menarik-narik bantal yang tergeser atau tehindar dari risiko kepala jatuh dari bantal.

Selain bantal-bantal berukuran besar, terdapat juga bantal dengan ukuran yang lebih kecil yaitu 35×55 cm, 29×40 cm. Ada pula ukuran 35×50 cm, 50×90 cm, dan 50×130 cm yang merupakan ukuran untuk bantal bayi. Namun, kekurangan dari bantal dengan ukuran kecil adalah adanya risiko kesulitan mencari sarung bantal yang pas jika ukurannya terlalu kecil. Akan tetapi, Anda bisa mencari alternatif lain dengan menjahit sarung bantal sendiri.

2. Bahan dasar isi bantal

Salah satu hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah bahan dasar dari bantal itu sendiri. Bantal terbuat dari beragam bahan tergantung selera dan kebutuhan penggunanya. Karenanya, perawatan harian pun akan berbeda-beda pada setiap jenis bantal. Anda harus memilih bahan yang tepat demi kenyamanan dan kemudahan Anda untuk meningkatkan kualitas tidur. Berikut beberapa jenis bahan dasar yang digunakan pada bantal.

Dakron terbuat dari serat plastik yang sangat halus dan dapat menggantikan kapas sebagai pengisi bantal. Bahan dakron ini lebih awet dan tidak dapat menyerap air. Keunggulan tersebut membuat dakron menjadi salah satu isi bantal yang sering ditemukan di pasaran karena dapat menyesuaikan bentuk kepala dan sangat cocok bagi Anda yang menderita asma karena bahan ini antidebu.

Kapas silikon terbuat dari serat buatan tapi tetap mampu menghasilkan tekstur yang mirip degan kapas dan membuat bantal lebih nyaman digunakan. Kapas silikon juga relatif murah dan memungkinkan aliran udara yang lebih baik. Sama seperti dakron, kapas silikon juga menjadi pilihan tepat bagi Anda penderita asma. Kapas silikon ini memiliki warna putih dengan serat pendek dan tekstur yang lebih lembut.

Hanya saja material ini bisa berkurang elastisitasnya seiring dengan semakin seringnya penggunaan. Ada juga produk yang tidak bisa dicuci dengan air, jadi pastikan Anda memeriksa label pada bantal sebelum membelinya.

Bulu angsa sudah menjadi salah satu bahan bantal terbaik yang dipilih banyak orang karena teksturnya yang membuat bantal menjadi empuk. Bantal dengan bahan isi bulu angsa ini biasanya harganya cukup mahal dibandingkan dengan lainnya. Namun, bahan ini memiliki keunggulan dalam hal sirkulasi udara dan mampu menjaga kelembapan maupun suhu pada bantal.

Bahan lateks sangat direkomendasikan bagi Anda yang menderita bahu kaku. Lateks berasal dari getah karet dan telah melewati proses penyulingan dan pengolahan. Lateks memiliki tekstur elastis dan sangat baik untuk leher dan bahu Anda. Bahan lateks juga memiliki keunggulan antitungau dan antibakteri sehingga mampu menjamin kesehatan pernapasan Anda dengan lebih baik. ( Beli Bantal Lateks di TOKOPEDIA dan SHOPEE )

Lateks bisa dicuci menggunakan air hangat suam-suam kuku tapi tidak boleh dijemur langsung di bawah sinar matahari. Lateks juga lebih tahan lama di mana bantal yang terbuat dari 100% bahan lateks biasanya bisa tahan sampai sekitar 5 tahun atau bahkan lebih. Selain itu, karena terbuat dari karet, Lateks akan berada dalam suhu yang sama karena bersifat isolator.

Memory foam merupakan bahan pengisi bantal yang memiliki fleksibilitas sangat baik. Bantal dengan bahan ini membutuhkan waktu untuk kembali ke bentuk semula. Sayangnya, bahan bantal ini hanya bertahan sekitar 3-6 bulan tergantung kualitas bahannya. Bahan memory foam juga tidak dapat dicuci sehingga Anda harus mempertimbangkan hal ini sebelum membelinya.

Walaupun fleksibilitasnya sangat baik, pastikan Anda memiliki AC di ruangan karena bantal ini cukup menyerap keringat. ( Beli Bantal Memory Foam di TOKOPEDIA dan SHOPEE )

Bahan ini menjadi populer karena bentuk dan teksturnya yang unik. Bahan ini sering dipakai menjadi isian bantal atau boneka dan sejenisnya. Manik-manik ini memiliki bentuk seperti serpihan sterofoam dan memiliki keunggulan tidak mudah panas. Dianjurkan bagi Anda yang menyukai nuansa yang unik.

Namun, bahan ini memiliki kekurangan yaitu tidak dapat dicuci dengan air lalu dijemur di bawah sinar matahari seperti bantal lainnya. Perawatan bantal dengan isi manik-manik adalah dengan menyimpannya di suhu ruangan yang tidak terlalu panas atau dingin. Manik-manik dapat bertahan 1-5 tahun tergantung kualitas manik-manik itu sendiri.

3. Sesuaikan ketinggian bantal Anda

Memilih ketinggian bantal sama pentingnya dengan memilih bahan bantal. Bantal yang terlalu tinggi akan membebani leher Anda dan dapat menyebabkan sakit leher atau leher dan bahu kaku. Sebaliknya, bantal yang rendah akan membuat aliran darah di kepala berjalan dengan baik dan membuat Anda tertidur lebih nyenyak.

Bantal harus berada dalam posisi yang tepat untuk kepala Anda. Seringkali bantal yang terlalu rendah juga membuat seseorang merasa tidak memakai bantal, sedangkan penggunaan bantal yang terlalu tinggi dapat membuat Anda merasa tidak nyaman. Jadi, sesuaikanlah ketinggian bantal dengan posisi kepala Anda.

Cara sederhana mengukur ketinggian bantal yang tepat

Berikut tahap sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengukur ketinggian bantal yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

  1. Pertama, berbaringlah dengan rileks
  2. Tempatkan tangan Anda di bagian celah bagian kepala belakang
  3. Sesuaikan bantal Anda agar menopang bagian leher

4. Perhatikan bentuk bantal

Bantal tidur memiliki beragam bentuk dan jenis. Bantal yang dijual di pasaran biasanya dirancang sedemikian rupa agar menarik minat pembeli akan kenyamanan mereka saat tidur. Bentuk bantal juga dapat disesuaikan dan sudah banyak bantal-bantal berbentuk lucu seperti bentuk hewan, atau bantal berbentuk huruf U yang biasanya digunakan saat bepergian. Ada pula bantal yang menopang bagian leher Anda tanpa perlu disesuaikan terlebih dahulu, dan masih banyak jenis bantal lainnya. ( Beli Bantal Leher Travelling di TOKOPEDIA dan SHOPEE )

Bentuk bantal yang nyaman juga akan meningkatkan kualitas tidur Anda. Pastikan Anda memilih bantal yang cocok, nyaman dan sesuai dengan kebutuhan Anda!