Posisi Tidur Yang Baik dan Sehat Untuk Payudara Anda

Oct 15 2018 18:14:56

Setiap wanita tentu menginginkan bentuk payudara yang besar dan kencang. Sebenarnya, ukuran besar kecilnya payudara itu sendiri tak jadi permasalahan, karena yang paling penting adalah memiliki payudara yang sehat. Namun, tak ada salahnya jika kamu menginginkan payudara yang kencang dan besar untuk memperindah penampilanmu, terlebih lagi ada banyak cara alami yang bisa dilakukan untuk mengencangkan payudara, salah satunya adalah dengan mengatur posisi tidur yang baik dan tepat untuk payudaramu.

Tidur bisa dikatakan sebagai kebutuhan paling mendasar setiap makhluk hidup di dunia. Tidur bukan saja penting bagi seluruh organ tubuh, tetapi jugajuga dapat berpengaruh pada bentuk payudara wanita. Kebiasan tidur dengan posisi yang tidak tepat bisa membuat payudaramu menjadi kendur. Hal tersebut tentu saja menjadikan keindahan payudara berkurang. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika kamu mencoba cara tidur yang baik untuk payudara. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa membaca ulasan di bawah ini.

Tidur dengan posisi terlentang

Tidur dengan posisi telentang bisa menyeimbangkan posisi leher, kepala, dan punggung. Hal ini tentunya bisa mencegah keluhan nyeri di area punggung dan leher. Akan tetapi, tidur terlentang juga bisa memicu kebiasaan mendengkur. Hal tersebut dikarenakan posisi tidur ini menjadikan pangkal lidahmu turun menuju pernafasan, sehingga dapat menghambat sirkulasi udara serta memicu timbulnya suara dengkuran yang lebih keras. Namun, perlu kamu ketahui jika tidur dengan posisi terlentang ini juga merupakan salah satu cara tidur yang baik untuk payudara.

Adapun alasan kenapa tidur telentang merupakan posisi tidur terbaik untuk payudara karena dengan posisi ini, gravitasi dapat menarik bagian dari kulit tubuh secara merata, tak terkecuali bagian pada kulit wajah maupun payudara. Adapun untuk meminimalisir dengkuran saat tidur terlentang adalah dengan meminum air putih sebelum tidur.

Bantal yang cocok untuk posisi ini adalah Bantal Latex Ergonomic 457 Cover Katun - Willow Pillow .

Anda bisa mendapatkan Bantal ini di TOKOPEDIA dan SHOPEE .

Tidur dengan posisi miring

Tidur dengan posisi  miring termasuk posisi tidur paling baik, sebab bisa mempermudah sistem pernafasan, meminimalisir ketegangan di area punggung, dan mengurangi kebiasaan tidur mendengkur. Selain itu, posisi miring yang paling direkomendasikan saat tidur adalah miring ke arah kanan, agar mencegah tertindihnya organ jantung sekaligus tertahannya sirkulasi darah.

Tidak hanya itu, tidur dengan posisi miring juga berguna bagi kesehatan payudara wanita, asalkan mereka mengganjal bagian payudaranya dengan menggunakan guling. Pastikan juga kalau kamu memakai bra yang sesuai dengan ukuran payudaramu, ya! Jika tidak, posisi tidur miring ini justru bisa membuat bentuk pada payudara menjadi lebih kendur akibat desakan pada tempat tidur di salah satu bagian payudara.

Bantal tidur yang cocok untuk posisi ini adalah Bantal Latex Side Sleeper - Willow Pillow

Anda bisa mendapatkan Bantal ini di TOKOPEDIA dan SHOPEE .

 

Tidur dengan posisi tengkurap

Tidur dalam keadaan tengkurap adalah posisi tidur paling tidak dianjurkan. Sering tidur dengan posisi ini bisa menyebabkan nyeri di bagian bawah punggung, dapat membantu keselarasan pada leher, sekaligus menekan bagian saraf. Tak hanya itu saja, posisi tidur tengkurap bagi wanita juga tidak direkomendasikan, sebab dapat menekan bagian payudara dengan terlalu kuat, dampaknya payudara pun lebih cepat mengendur. Jika kamu tak menginginkan hal tersebut terjadi, jangan mencoba tidur dalam posisi ini, ya!

Kesimpulannya, cara tidur yang baik untuk payudara paling tepat adalah dengan posisi tidur telentang, sebab posisi tidur inilah yang membuat payudara tidak mudah kendur. Selain itu, kamu juga harus menyeimbangkannya dengan penggunaan bra yang tepat. Jika sedang beristirahat atau tidur sebaiknya lepas bra untuk tetap memperlancar sirkulasi darah yang ada di sekitar payudaramu. Jagalah selalu kesehatan payudaramu ya, ladies! Kalau bukan kamu sendiri, lalu siapa lagi?